Karya: DianaZu
Masihkah harus bertanya bila jawaban tlah ada di depan mata?!
Kucoba…
Ada kemungkinan jawaban yang tak sama,
Hati kembali larut dalam duka yang tak seharusnya ada
galau hatiku membuat jawab tak menenangkan
walau ku tahu apa yang ku cari namun jiwa tak jua tentram
hatiku tlah gelap mata,
kan banyak yang terluka bila ia bicara
sedang ia tak sejalan dengan logika
mengertilah dilema bisa menghantui hati siapa saja
kerapuhan bahkan bisa menelusup kerasnya batu cadas
apalagi segumpal daging yang disebut hati
salahkah bila hati berduka yang kian menganga
ditoreh dia yang pernah menebar suka selaksa makna
begitu banyak yang tak terungkap oleh kata-kata
tlah lelah batin ini didera rasa yang kian membunuh asa,
megap-megap meregang nyawa
pedulikah ia jika jiwa terpenjara kasat mata?!
Tlah tumpah ruah air mataku dipangkuanNya
Saat itu kurasakan kedamaian dan cinta yang sempurna Namun, hati tetaplah lemah walau tlah dihampiri asa yang berbeda
Tidak ada komentar:
Posting Komentar